Daftar Isi
ToggleImplementasi teknologi pengujian emisi tidak hanya soal perangkat, tetapi juga tentang bagaimana data dikelola secara terintegrasi.
Pada 7 November 2025, dilaksanakan kegiatan User Acceptance Control (UAC) terhadap Alat Uji Emisi BrainBee di DLH Cililitan. Pengujian ini memastikan perangkat telah terhubung secara optimal dengan aplikasi Android yang digunakan oleh tim penguji saat melakukan pemeriksaan kendaraan di lapangan.
Melalui integrasi ini, hasil pembacaan alat dapat langsung tersimpan dalam aplikasi Android tanpa proses pencatatan manual, sehingga meminimalkan risiko kesalahan input dan mempercepat alur kerja.
Alur Integrasi: Perangkat ke Android hingga Dashboard Web
Skema sistem yang diterapkan mencakup sinkronisasi otomatis dari alat uji ke aplikasi Android, kemudian diteruskan ke sistem informasi berbasis web. Data yang dikirim mencakup hasil pengukuran emisi, identitas kendaraan, hingga waktu pengujian.
Dashboard monitoring memungkinkan pihak terkait melakukan pemantauan, rekapitulasi, serta analisis data secara real-time. Pendekatan ini menghadirkan efisiensi sekaligus meningkatkan transparansi pelaporan.
Peran Pengembangan Sistem dalam Mendukung Pencatatan Digital
Sebagai pengembang sistem informasi, kami melakukan integrasi antara aplikasi Android dan platform web uji emisi yang telah dibangun. Proses ini mencakup penyesuaian struktur database, penguatan keamanan pertukaran data, serta optimalisasi performa sistem agar stabil digunakan dalam operasional.
Melalui layanan jasa pembuatan website dan pengembangan sistem informasi, kami memastikan setiap hasil uji emisi yang diinput melalui aplikasi Android tersimpan secara terpusat dan terdokumentasi dengan baik.
Integrasi Teknologi sebagai Fondasi Akurasi Data
Kegiatan UAC ini menegaskan bahwa peran teknologi tidak hanya pada tahap pengujian, tetapi juga dalam memastikan data hasil uji tercatat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan dukungan solusi digital bisnis yang terstruktur, proses pencatatan uji emisi menjadi lebih efisien, akurat, dan berkelanjutan.
Integrasi antara perangkat, aplikasi Android, dan sistem informasi web menunjukkan komitmen bersama dalam membangun pengawasan lingkungan yang berbasis data dan teknologi.
