Revolusi Industri 4.0 Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru, Apa Saja?

Revolusi Industri 4.0 Ciptakan Banyak Pekerjaan Baru, Apa Saja? 06 Apr

Guru Besar Fakultas Ekonomika Universitas Indonesia Rhenald Kasali menilai kebijakan pemerintah belum lentur untuk menghadapi industri 4.0. Indonesia harus mengubah kebijakan dan fokus pembangunan agar tetap bisa beradaptasi dan bersaing.

Dia mengatakan, ke depan arahnya berupa platform yang bersifat multi sisi.

"Sebanyak 2/3 pekerjaan akan hilang, tetapi jenis pekerjaan akan semakin banyak," ujarnya di Jakarta Rabu (4/4/2018).

Sekarang, lanjut Rhenald, banyak aktivitas beralih ke internet.

Pada kondisi berubah itulah, regulasi lama tidak bisa berlaku lagi. Perusahaan-perusahaan lama harus beradaptasi dengan kondisi itu agar bisa beradaptasi.

Anggota Komisi VI DPR RI Eka Sastra dan Deputi III Kantor Staf Presiden Deni Puspa mengatakan, strategi Kementerian Perindustrian dan pemerintah pada umumnya sudah tepat.

Dalam situasi berubah, tidak bisa membuat strategi spesifik. Pemerintah, sambungnya, kembali ke dasar dengan membenahi sumber daya manusia, infrastruktur, dan regulasi.

Tidak kalah penting, pembangunan sumber daya manusia. Sebab, SDM menjadi faktor pokok dalam setiap kegiatan industri dan sektor lain. Eka mengatakan, kementerian perindustrian sudah tepat. Paling hal itu tercermin dari serapan tenaga kerja sektor manufaktur yang meningkat dari 16 menjadi 17 juta. (okezone)


Live Chat